Untuk sebagian orang, dijadikan prioritas adalah hal biasa. Tetapi untuk sebagian lagi, hal itu mahal harganya. Apalagi jika kita sudah memprioritaskan seseorang/sesuatu tetapi dirinya tidak diprioritaskan kembali. Kecewa? tentu. Tapi disinilah mungkin sesuatu dalam diri kita diuji. Apakah kita benar-benar yakin dan ikhlas dalam memberi atau tidak? ah sepertinya saya kurang lengkap membaca buku tentang hal yang satu itu. Tapi 1 hal yang saya yakini. Jika memberi, jangan meminta kembali. Jalan saja ke depan dan lihat apakah Tuhan bersama kita.
Iya aku suka kamu, tapi kamu jangan suka aku. Aku sayang kamu, tapi kamu jangan sayang ke aku. Karena aku gak mau kamu susah. Susah merasakan beratnya rindu, susah merasakan beratnya menunggu. Tapi jika kamu mau, ya gapapa nanti aku bantu. (5:43am) (4/28/17)
Comments
Post a Comment