Senang bisa menemukan awal yang baik di awal tahun yang baik. Menjadi konseptor atau drafter ternyata asik juga. Dan ini terlihat lebih asik karena ternyata ini passion saya.
Ini bukanlah pertarungan tinju dimana ada kalah dan menang. Ini bukanlah pertarungan untuk saling menjatuhkan tetapi ini adalah pertarungan untuk satu tujuan, membangun. Membangun Jakarta. Pilkada 2017 ini adalah pilkada paling emosional bagi saya. Dimana di detik-detik terakhir saya bermanuver untuk pilihan saya. Sepanjang perjalanan pilkada Jakarta 2017 ini saya selalu menetapkan hati untuk memilih Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal dengan Ahok. Karena banyak gagasan dari dirinya yang membuat saya yakin jika dialah yang pantas memimpin Jakarta. Seseorang yang tegas dan punya maksud untuk memberantas "warisan-warisan" negatif yang sudah ada di Jakarta sejak lama. Tetapi di detik-detik akhir pilkada Jakarta berlangsung saya menetapkan untuk memilih Anies Baswedan. Seseorang yang sudah saya tahu sejak lama sebelum saya tahu siapa itu Ahok.
Comments
Post a Comment